Posted on

Kenapa Lelaki Buaya tergila-gila pada Kopi dan Wanita?

Kopi Wanita dan Buaya
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

kopi bandrek

Sempat kaget dalam salah satu artikel teman Wanita saya beberapa bulan lalu yang berjudul Buaya Darat … tapi gambar di artikel tersebut segelas Kopi yang mengepul…, haiyah … terserah apa tafsir penulis dan maksud hatinya . Keywordnya sempat saya tulis di agenda dan baru hari ini mencoba belajar merangkai kata dari keyword trend yang banyak dicari yaitu Wanita dan Kopi. Kita ketahui Kopi saat ini sedang booming, begitupun Kopi Garut dimana kedai bermunculan bak jamur di musim hujan. Dari mulai pelosok Garut selatan, Garut kota sampai dengan Garut utara banyak sekali kedai dan cafe yang menyediakan kopi lokal dari berbagai jenis. Bahkan di beberapa Hotel di Garut saat ini kita bisa memesan dan mendapatkan Kopi Tubruk asli dari Garut.

Bang Kopi mencoba menulis artikel tentang Kopi, Wanita dan Buaya. Seperti kita ketahui ide itu bisa datang dari mana saja … saat kita jongkok di pinggir kali, jalan jalan di Mall sedang terjebak dalam keramaian maupun tersudut di pojok kamar sedang patah hati ditemani kesendirian dan Secangkir Kopi.

Kopi , Wanita dan Buaya ?

“Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasannya. Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya”

Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup laki-laki yang akan menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.

Tetapi mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya.

Wanita dipuja bagai Dewa, disanjung bagai Dewi Shinta, yang banyak menyebabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya. Namun ada juga yang menganggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya.

Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna.

  • Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan Rupiah, Ringgit, Real atau Dolar dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya?
  • Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya seperti seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna?
  • Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya beringas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan kita medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya untuk dicintainya.
  • Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya.
  • Ia bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisap madunya. Lemah lembutlah dalam memperlakukannya, karena kalau tidak, kita semua tahu pada hakekatnya Wanita Lebih Kuat dibanding Pria.

“Wanita Bisa Seganas Serigala dan Lebih Ganas dari Buaya”.

Tapi kenapa banyak lelaki ‘Buaya’ yang tergila-gila pada Kopi dan Wanita 🙂 ?

to be continued … di artikel selanjutnya, ikuti terus Blog personal KopiTozie ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *